Universitas Tarumanagara (Untar) menyelenggarakan Seminar Humaniora secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (8/4/2026). Kegiatan yang diikuti oleh hampir 1000 mahasiswa ini mengangkat pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila, penguatan integritas, serta peningkatan kesadaran antikorupsi dan antinarkoba sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan identitas bangsa.
Seminar ini menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan humaniora, mahasiswa diajak untuk menumbuhkan integritas, memperkuat kesadaran kolektif, serta membangun sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Dr. Dr. Yenita, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tarumanagara serta pembacaan doa. Kepala Lembaga Pembelajaran dan Inovasi Akademik (LPIA) Untar, Dr. Ir. Steven Darmawan, S.T., M.T., kemudian menyampaikan sambutan pembuka.
Seminar secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Untar, Assoc. Prof. Sri Tiatri, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog. Setelah sesi pembukaan dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber yang membahas peran nilai-nilai Pancasila dan pendekatan humaniora dalam memperkuat integritas serta kesadaran sosial.
Narasumber pertama, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana, menyampaikan materi berjudul “Internalisasi Nilai Pancasila dan Integritas dalam Upaya Pemberantasan Korupsi dan Penguatan Identitas Bangsa.”

Dalam pemaparannya, Wawan Wardiana menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan integritas sebagai landasan dalam upaya pencegahan korupsi. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti menjunjung kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi antara prinsip dan tindakan. Penerapan nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya membentuk karakter individu, tetapi juga memperkuat identitas bangsa.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Wakil Rektor Untar, Assoc. Prof. Sri Tiatri, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog, dengan judul “Seminar Humaniora: Internalisasi Nilai Pancasila melalui Humaniora dalam rangka Penguatan Budaya Nasional dan Kesadaran Kolektif Antikorupsi dan Antinarkoba.”

Sri Tiatri mengulas peran pendekatan humaniora dalam membantu masyarakat memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila. Melalui pemahaman terhadap nilai, etika, dan kemanusiaan, pendekatan humaniora dapat mendukung pembentukan kesadaran kolektif serta mendorong tumbuhnya budaya yang menolak praktik korupsi dan penyalahgunaan narkoba. Upaya ini juga menjadi bagian dari penguatan karakter dan identitas bangsa dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam kegiatan tersebut, panitia menyerahkan sertifikat kepada masing-masing narasumber. Rangkaian seminar kemudian diakhiri dengan penyampaian tautan formulir absensi untuk memperoleh sertifikat kegiatan kepada para peserta.
Melalui Seminar Humaniora ini, Untar terus mendorong pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, integritas, dan kemanusiaan dalam pembentukan karakter mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran generasi muda untuk menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab, sekaligus berperan aktif dalam membangun masyarakat yang berintegritas serta memiliki komitmen terhadap gerakan antikorupsi dan antinarkoba.